Semua pikiran jelek seketika lenyap entah kemana
setelah melihat senyumnya. Senyum ikhlas yang dahulu sering aku saksikan. Senyum
yang sering ia lontarkan ketika aku melakukan suatu hal konyol. Walau senyum
itu hanya dalam layar, hati ini sungguh berbunga, seperti ia memang mengirim senyum
itu hanya kepadaku. Apakah kukini rindu sosok hadirnya?, sosok yang selalu
mempu membuatku tersipu dalam diam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar