Asing - Kenal
- Tahu. Cukup itu saja. Tak lebih dan tak berubah sebelum hari itu tiba. Mulai bicara
dan tertawa karena kondisi yang kurang menyenangkan.
Asing - Kenal
– Tahu – Teman. Karena hari itu, aku dan dia kini berteman. Membahas awal bertemu,
keluarga, dan hal-hal yang tak terduga lainnya.
Canda tawa
menyelimuti kita beberapa waktu. Hanya beberapa waktu saja. Karena kini sudah
tak lagi.
Entah
sejak kapan perasaan ini muncul, aku tak tahu pastinya. Canggung dan bingung. Itulah
yang kurasakan saat bertemunya.
Tak mampu
kaki ini melangkah mendekatinya. Tak mampu bibir ini memulai percakapan. Tak mampu
tangan ini melambai kearahnya. Sungguh tak mampu.
Dari kejauhan
kini kumelihatnya. Dari kejauhan kumendengar suaranya. Dari kejauhan kuberdoa
untuknya.
Disini,
aku setia menunggu. Menanti dia mengerti akan semua ini. Rasa yang kusimpan
entah sejak kapan. Rasa yang membuatku gelisah saat kita curi pandang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar